Advertisement
![]() |
Dok, Foto: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (tengah), Kasat Pol PP M Fikser (kanan), kerabat anggota Pol PP (kiri) |
BhirawaNews, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengunjungi rumah dua petugas Satpol PP Surabaya yang mengalami cedera usai ditendang sampai diinjak-injak buruh pendemo UMK Jatim 2024. Tak hanya menjenguk, Eri juga akan memberikan penghargaan.
Hal ini disampaikan Eri usai mengunjungi rumah AM (25) petugas Satpol PP yang ditendang beberapa oknum buruh dan videonya viral. Ia ingin kedua petugasnya itu menjadi contoh dan inspirasi bagi pegawai Pemkot Surabaya.
Penghargaan itu akan diberikan ketika apel bersama seluruh pegawai Pemkot Surabaya. Namun, tak disebutkan pasti kapan apel digelar, mengingat kondisi korban yang masih pemulihan.
"Insyaallah ketika mereka sudah sehat, saya akan mengadakan apel yang dihadiri seluruh ASN Kota Surabaya melalui zoom dan secara langsung. Saya ingin memberikan penghargaan khusus untuk beliau," kata Eri usai mengunjungi rumah AM di Banyu Urip, Minggu (3/12/2023).
Nantinya, kedua petugas Satpol PP Surabaya itu akan ikut apel dan dijadikan contoh nyata kepada para ASN Surabaya. Bahwa mereka mampu bekerja dan membela warga.
"Karena ini menjadi contoh bekerja menggunakan hati. Ayo bekerja dengan ikhlas dan tidak takut menghadapi apapun," ujarnya.
Saat mengunjungi rumah AM di Banyu Urip dan TA di Krembangan, rupanya istri mereka sama-sama sedang hamil. Baginya, kejadian pada Kamis (30/11/2023) merupakan ujian bagi mereka.
"Dua orang ini luar biasa, ini ujian bagi dua Satpol PP. Karena istri dari kedua petugas sam-samaa mengandung. Bapaknya diuji," pungkasnya.
(Saiin)