Advertisement
Bhirawa News || Surabaya, Maraknya Pencurian kabel Telkom dengan modus proyek PDAM yang telah terjadi di jalan Krembangan Bhakti 1 kelurahan Kemayoran kecamatan Krembangan yang merusak aktivitas jalan dengan menggali hingga sembilan lubang di area perkampungan warga, (10/4/26).
Para pelaku bisnis pencurian kabel bawah tanah yang berisi tembaga ini sangat merugikan PT. Telkom Indonesia BUMN milik Negara, kerugian ini ditaksir berjumlah ratusan juta hingga milyaran.
Awak media akan mencoba kordinasi pada pihak (APH) juga meminta agar segera di proses secara hukum, sebab tidak mungkin peristiwa ini tidak diketahui saat pengerjaannya. Pekerjaan pencurian kabel primer ini sangat merugikan negara dan pemerintah karena merusak fasilitas umum yang mana jalanan jadi berlubang membahayakan warga yang melintas.
Salah satu warga sekitar saat di konfirmasi di lokasi dengan adanya kegiatan tersebut, sempat bercerita pada awak media, mengatakan "Kami curiga bahwasanya ada kejanggalan dari galian yang telah di kerjakan ini mas, sebab yang diambil hanya kabelnya, katanya dari PDAM, lali saya pertegas kepada salah satu orang pekerja proyek," ujara warga yang tak mau disebutkan namanya.
Sementara salah satu pekerja di TKP saat di tegur warga mengatakan, nggak Bu saya ingin ngecek karena adanya bocor PDAM," ujar pekerja pada warga.
Perlu diketahui, dalam pelaksanaan nya seharusnya perijinan harus lengkap, seperti Nodin, SPK, PU, bahkan ijin dari kepolisian setempat, karena pelaku pencurian kabel bawah tanah ini sangat merugikan masyarakat merusak fasum, tindakan ini tidak bisa dibiarkan, harus di tindak tegas dan warga meminta kepada awak media untuk melaporkan kejadian ini kepada pihak aparat penegak hukum (APH) wilayah Polsek Krembangan Surabaya.
Tanggapan Polsek Krembangan Menepis, Bukan Wilkumnya
Terpisah, awak media berusaha melakukan konfirmasi kepada Kanit Reskrim Polsek Krembangan, terkait peristiwa pencurian kabel di wilayah hukumnya menjawab pertanyaan wartawan menepis bahwa, wilayah kejadian pencurian kebel di jalan Krembangan Bhakti 1 kelurahan Kemayoran kecamatan Krembangan ikut wilayah Polsek Bubutan.
"Wilayah Bubutan mas, ikut kel. Kemayoran," ujar Joko selaku Kanit Reskrim Polsek Krembangan.
Hal ini berbalik arah dengan hasil investigasi media, bahwa lokasi jalan Krembangan Bhakti 1 kelurahan Kemayoran kecamatan Krembangan sesuai Google Maps ikut kecamatan Krembangan. Hal ini harus diungkap para pelaku pencurian kabel tembaga bawah tanah bermodus proyek PDAM.
Penulis : Ans


