Advertisement
Hadir pula para tokoh agama dan sesepuh setempat yang turut mendoakan keselamatan bangsa dan desa.
Suasana semakin semarak dengan pembacaan sholawat, dzikir bersama, dan doa bersama untuk kemerdekaan Indonesia.
Momen ini menjadi bukti kuatnya semangat religius dan nasionalisme warga Desa Binoh. Di satu sisi memperingati kelahiran Nabi sebagai pembawa rahmat, di sisi lain mendoakan agar Indonesia terus maju di usia 81 tahun," Tegas tokoh masyarakat.
Ketua panitia menyampaikan, kegiatan ini sengaja digabung dengan malam tirakatan 17 Agustus agar generasi muda tidak melupakan dua hal penting cinta kepada Nabi dan cinta kepada tanah air.
“Melalui Maulid kita belajar akhlak Nabi. Melalui tirakatan kita ingat jasa para pahlawan. Semoga Desa Binoh semakin rukun, damai, dan berkah,” ujarnya.
Acara ditutup dengan pembacaan doa bersama dan ramah tamah. Warga berharap kegiatan seperti ini terus dilestarikan setiap tahun," Pungkasnya.


